fbpx

Tips dan Makna dari Ketupat…

Takbir dan ketupat merupakan simbol tradisi lebaran khas Indonesia. Menyempurnakan suasana suci di hari raya. Meski terbuat dari bahan sederhana, sajian ini punya sejarah panjang.

Siapa tak kenal ketupat? Makanan ini terbuat dari selongsong anyaman janur yang dibentuk segiempat dan diisi beras kemudian direbus hingga padat dan matang. Tiap daerah bahkan tiap keluarga punya racikan khusus untuk menyantap ketupat.

Salah satu warisan kuliner ini jadi primadona saat lebaran. Menilik dari tradisi dan sejarah, ketupat yang diperkenalkan pada masa Walisongo ini sarat akan simbol. Ketupat pertama kali diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga kepada masyarakat Jawa, beliau membudayakan sebuah tradisi, yaitu setelah Lebaran, masyarakat setempat menganyam ketupat dengan daun kelapa muda lalu disii dengan beras.

*Makna Secara Umum :
Quote:
1. Dua helai janur yang dianyam melambangkan kesatuan dan kebersamaan untuk keindahan dan kebaikan.

Quote:
2. Selain itu, ternyata ketupat punya filosofi tersendiri yaitu anyaman-anyaman pada kulit ketupat itu mencerminkan betapa banyaknya kesalahan manusia.

Quote:
3.Sebutan ‘ketupat’ atau ‘kopat’ konon merupakan singkatan kata ‘ngaku lepat’ atau mengakui kesalahan.

Quote:
4. Setelah dibelah dua, terlihatlah isi ketupat yang berwarna putih, menggambarkan kebersihan dan kesucian hati manusia, setelah menahan nafsu dengan berpuasa dan memohon ampun atas segala kesalahan.

Quote:
5. Setelah selesai dimasak, ketupat itu diantarkan ke anggota keluarga atau kerabat yang dituakan. Sejak itu, ketupat jadi lambang kebersamaan.

Quote:
6. Sementara itu, bentuk ketupat yang sempurna itu melambangkan kemenangan umat Muslim yang akhirnya mencapai hari yang Fitri

Kini warisan dari Sunan Kalijaga ini masih tetap dipertahankan bahkan sudah bukan milik Jawa saja tetapi sudah menjadi makanan Asia tenggara, hal ini dapat dilihat di negara Malaysia masih dijumpai ketupat ini, hal ini terjadi akibat banyaknya orang orang Jawa yang bermukim di Malaysia.
Lebaran ketupat merupakan tradisi masyarakat sebagai ungkapan syukur setelah melaksanakan ibadah puasa.

Namun, tujuan dari tradisi makan ketupat bersama keluarga maupun tetangga setelah salat sunah Id diharapkan menjadi momen untuk saling mengakui kesalahan.

*Makna Filosofis Masyarakat Jawa
makna tersembunyi dari ketupat, bentuk segi empat ternyata wujud dari prinsip “kiblat papat lima pancer” yang berarti empat arah mata angin dan satu pusat.

Quote:
1. Prinsip tersebut kalau diotak-atik maknanya berarti empat arah mata angin utama, yaitu timur, selatan, barat, dan utara yang bertumpu di satu pusat. Ke mana pun manusia menuju, pasti selalu kembali kepada Allah.

Quote:
2. Bila salah satu arah mata angin itu hilang, maka keseimbangan alam goyah. Terjemahan bebas filosofi tersebut bisa dikaitkan dengan arah jalan hidup manusia.
Ke mana pun arah yang ingin ditempuh manusia hendaknya tidak akan lepas dari pusatnya, yaitu Allah Yang Maha Esa. Oleh sebab itu, agar tidak goyah maka manusia harus tetap ingat kepada Sang Khalik sebagai pusat dari segalanya.


Ketupat juga bukan sekadar makanan yang disajikan untuk menjamu para tamu pada hari raya Idul Fitri maupun merayakan genapnya enam hari berpuasa sunah Syawal.
Sebagian masyarakat Jawa memaknai rumitnya membuat anyaman ketupat dari janur sebagai bungkus beras, mencerminkan kesalahan manusia.
Warna putih ketupat ketika dibelah melambangkan kebersihan setelah bermaaf-maafan. Butiran beras yang dibungkus dalam janur merupakan simbol kebersamaan dan kemakmuran.

Udah ngerti filosofinya pastinya kita makin menghargai donk Hari Idul Fitri sebagai Hari Kemenangan Umat Muslim gans

Tags: , , , ,
Previous Post

Cara Membuka Edit HTML dengan Cepat

Next Post

Asal Usul Sholat Tarawih….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hosting Unlimited Indonesia
0

Your Cart